Penjelasan tentang Sistem Kernel Berlapis
Teknik pendekatan terlapis pada dasarnya dibuat dengan menggunakan pendekatan top-down,
semua fungsi ditentukan dan dibagi menjadi komponen-komponen.
Modularisasi sistem dilakukan dengan cara memecah sistem operasi menajdi
beberapa lapis (tingkat). Lapisan terendah (layer 0) adalah perangkat keras dan lapisan teratas (layer N) adalah user interface. Dengan sistem modularisasi, setiap lapisan mempunyai fungsi (operasi) tertentu dan melayani lapisan yang lebih rendah.
Sistem operasi dibentuk secara
hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan-lapisan bawa memberi
layanan lapisan lebih atas.Struktur berlapis dimaksudkan untuk
mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap
lapisan mempunyai fungsional dan antarmuka masukan-keluaran antara dua
lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus. Lapis-lapis dalam sistem
operasi ada 6 lapis, yaitu :
- Lapis 5 - The operatorBerfungsi untuk pemakai operator.
- Lapis 4 - User programsBerfungsi untuk aplikasi program pemakai.
- Lapis 3 - I/O managementBerfungsi untuk menyederhanakan akses I/O pada level atas.
- Lapis 2 - Operator-operator communicationBerfungsi untuk mengatur komunikasi antar proses.
- Lapis 1 - Memory and drum managementBerfungsi untuk mengatur alokasi ruang memori atau drum magnetic.
- Lapis 0 - Processor allocation and multiprogrammingBerfungsi untuk mengatur alokasi pemroses dan switching, multiprogramming dan pengaturan prosessor.
Lapisan n memberi layanan untuk
lapisan n+1. Proses-proses di lapisan n dapat meminta layanan lapisan
n-1 untuk membangunan layanan bagi lapisan n+1. Lapisan n dapat meminta
layanan lapisan n-1. Kebalikan tidak dapat, lapisan n tidak dapat
meminta layanan n+1. Masing-masing berjalan di ruang alamat-nya sendiri.
Kelanjutan sistem berlapis adalah
sistem berstruktur cincin seperti sistem MULTICS. Sistem MULTICS terdiri
64 lapisan cincin dimana satu lapisan berkewenangan berbeda. Lapisan
n-1 mempunyai kewenangan lebih dibanding lapisan n. Untuk meminta
layanan lapisan n-1, lapisan n melakukan trap. Kemudian, lapisan n-1 mengambil kendali sepenuhnya untuk melayani lapisan n.
Keunggulan:
- Memiliki semua keunggulan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen.
- Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.
Kelemahan:
- Fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.
Pengertian dan Fungsi Komputer Server
Komputer Server, yah mungkin Anda pernah mendengar istilah tersebut. Anda pasti bertanya-tanya apa sih pengertian serta fungsi komputer server tersebut. Komputer Server
adalah sebuah komputer yang menyediakan pelayanan atau service
tertentu yang berjalan di jaringan, baik jaringan internet ataupun
intranet. Komputer server pada umumnya online atau beroperasi selama 24
jam nonstop. Hal inilah yang membuat specs komputer server berbeda
dengan komputer biasanya. Karena online selama 24 jam nonstop dan harus
melayani komputer Client maka specs komputer Server harus lebih bagus
daripada komputer biasanya.
Selain itu komputer server juga harus memiliki sistem operasi yang khusus didesain untuk server yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Beberapa contoh sistem operasi untuk komputer server adalah :
1. Microsoft Windows Server 2008
2. Sun Solaris
3. UNIX
4. Linux Redhat
5. dan sebagainya.
Beberapa fungsi komputer server adalah sebagai berikut ini :
- Aplication Server, .server ini berfungsi sebagai media penyimpanan aplikasi-aplikasi yang nantinya akan di akses dari komputer client. Misalnya aplikasi transaksi jual beli dan aplikasi lainnya yang jalan di intranet atau internet.
- Proxy Server, biasanya digunakan untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer klien ke Internet.
- Database Server, berfungsi untuk menyimpan data-data. Ada beberapa orang meletakkan data terpisah dari server aplikasinya, biasanya terinstal semacam Database management system, seperti oracle, MS SQL Server, MySQL dan sebagainya.
- Game Server, server yang berfungsi menyediakan game online, sehingga kita bisa bermain di jaringan
- Printer Server, berfungsi mengatur printer yang berjalan pada sebuah jaringan.
- Web Server, menyediakan konten statis ke web browser dengan memuat file dari disk dan mentransfer melalui jaringan ke web browser pengguna.
- Dan lain sebagainya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar