Rabu, 29 Oktober 2014

Sistem Berlapis(layered system)

Penjelasan tentang Sistem Kernel Berlapis

Teknik pendekatan terlapis pada dasarnya dibuat dengan menggunakan pendekatan top-down, semua fungsi ditentukan dan dibagi menjadi komponen-komponen. Modularisasi sistem dilakukan dengan cara memecah sistem operasi menajdi beberapa lapis (tingkat). Lapisan terendah (layer 0) adalah perangkat keras dan lapisan teratas (layer N) adalah user interface. Dengan sistem modularisasi, setiap lapisan mempunyai fungsi (operasi) tertentu dan melayani lapisan yang lebih rendah.

Sistem operasi dibentuk secara hirarki berdasar lapisan-lapisan, dimana lapisan-lapisan bawa  memberi  layanan lapisan lebih atas.Struktur berlapis dimaksudkan untuk mengurangi kompleksitas rancangan dan implementasi sistem operasi. Tiap lapisan mempunyai fungsional dan antarmuka masukan-keluaran antara dua lapisan bersebelahan yang terdefinisi bagus. Lapis-lapis dalam sistem operasi ada 6 lapis, yaitu :
  • Lapis 5 - The operator
    Berfungsi untuk pemakai operator.
  • Lapis 4 - User programs
    Berfungsi untuk aplikasi program pemakai.
  • Lapis 3 - I/O management
    Berfungsi untuk menyederhanakan akses I/O pada level atas.
  • Lapis 2 - Operator-operator communication
    Berfungsi untuk mengatur komunikasi antar proses.
  • Lapis 1 - Memory and drum management
    Berfungsi untuk mengatur alokasi ruang memori atau drum magnetic.
  • Lapis 0 - Processor allocation and multiprogramming
    Berfungsi untuk mengatur alokasi pemroses dan switching, multiprogramming dan pengaturan prosessor.

Lapisan n memberi layanan untuk lapisan n+1. Proses-proses di lapisan n dapat meminta layanan lapisan n-1 untuk membangunan layanan bagi lapisan n+1. Lapisan n dapat meminta layanan lapisan n-1. Kebalikan tidak dapat, lapisan n tidak dapat meminta layanan n+1. Masing-masing berjalan di ruang alamat-nya sendiri.

Kelanjutan sistem berlapis adalah sistem berstruktur cincin seperti sistem MULTICS. Sistem MULTICS terdiri 64 lapisan cincin dimana satu lapisan berkewenangan berbeda. Lapisan n-1 mempunyai kewenangan lebih dibanding lapisan n. Untuk meminta layanan lapisan n-1, lapisan n melakukan trap. Kemudian, lapisan n-1 mengambil kendali sepenuhnya untuk melayani lapisan n.

Keunggulan:
  • Memiliki semua keunggulan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen.
  • Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi.
Kelemahan:
  • Fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati.

Pengertian dan Fungsi Komputer Server

Komputer Server, yah mungkin Anda pernah mendengar istilah tersebut. Anda pasti bertanya-tanya apa sih pengertian serta fungsi komputer server tersebut. Komputer Server adalah sebuah komputer yang menyediakan pelayanan atau service tertentu yang berjalan di jaringan, baik jaringan internet ataupun intranet. Komputer server pada umumnya online atau beroperasi selama 24 jam nonstop. Hal inilah yang membuat specs komputer server berbeda dengan komputer biasanya. Karena online selama 24 jam nonstop dan harus melayani komputer Client maka specs komputer Server harus lebih bagus daripada komputer biasanya. 
Selain itu komputer server juga harus memiliki sistem operasi yang khusus didesain untuk server yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Beberapa contoh sistem operasi untuk komputer server adalah :
1. Microsoft Windows Server 2008
2. Sun Solaris
3. UNIX
4. Linux Redhat 
5. dan sebagainya. 
Fungsi Komputer Server, Pengertian dan Fungsi Komputer Server
Fungsi Komputer Server
Beberapa fungsi komputer server adalah sebagai berikut ini :
  1. Aplication Server, .server ini berfungsi sebagai media penyimpanan aplikasi-aplikasi yang nantinya akan di akses dari komputer client. Misalnya aplikasi transaksi jual beli dan aplikasi lainnya yang jalan di intranet atau internet.
  2. Proxy Server, biasanya digunakan untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer klien ke Internet.
  3. Database Server, berfungsi untuk menyimpan data-data. Ada beberapa orang meletakkan data terpisah dari server aplikasinya, biasanya terinstal semacam Database management system, seperti oracle, MS SQL Server, MySQL dan sebagainya.
  4. Game Server, server yang berfungsi menyediakan game online, sehingga kita bisa bermain di jaringan
  5. Printer Server, berfungsi mengatur printer yang berjalan pada sebuah jaringan.
  6. Web Server, menyediakan konten statis ke web browser dengan memuat file dari disk dan mentransfer melalui jaringan ke web browser pengguna.
  7. Dan lain sebagainya.
Demikian pengertian singkat serta fungsi dari komputer server. Secara garis besar komputer server adalah komputer yang bertugas melayani, mengatur, mengelola, segala sesuatu yang berhubungan dengan komputer Client. Semoga artikel tentang fungsi komputer server ini bermanfaat bagi Sahabat Komputerisasi.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar